Gerbang Selatan.com — Universitas Muhammadiyah Kalianda kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui keberhasilan sejumlah dosen dalam meraih pendanaan Program Hibah BIMA Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Tahun 2026.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam mengimplementasikan tridharma perguruan tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kalianda, Susilawati, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya prestasi akademik, tetapi juga langkah strategis dalam memperkuat posisi kampus sebagai agen perubahan sosial.
Alhamdulillah, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para dosen yang telah berhasil memperoleh pendanaan Hibah BIMA Tahun 2026. Ini merupakan wujud nyata dedikasi sivitas akademika dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Susilawati.
Lebih lanjut, Susilawati menegaskan bahwa program Hibah BIMA menjadi instrumen penting dalam mendorong lahirnya solusi berbasis riset yang aplikatif dan berkelanjutan.
Melalui program ini, Universitas Muhammadiyah Kalianda terus menguatkan perannya sebagai kampus berdampak, di mana hasil penelitian dan pengabdian benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penguatan UMKM, peningkatan kapasitas produksi, serta pemanfaatan teknologi tepat guna,” tambahnya.
Adapun proposal yang berhasil didanai mencerminkan fokus universitas pada pengembangan potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat. Program-program tersebut meliputi:
1. Pemberdayaan UMKM melalui teknologi pengemasan dan pemasaran digital
2. Peningkatan kapasitas produksi usaha masyarakat berbasis teknologi
3. Penelitian inovatif berbasis sumber daya lokal
Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Lampung Selatan.
Susilawati juga menekankan pentingnya keberlanjutan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang.
“Kami berharap program-program ini tidak hanya berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi mampu menciptakan dampak berkelanjutan, memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara kampus, pemerintah, dan dunia usaha,” tegasnya.
Sebagai bagian dari penguatan institusi, Universitas Muhammadiyah Kalianda akan terus mendorong peningkatan kualitas riset dan pengabdian dosen, serta memperluas jejaring kerja sama strategis.
Ke depan, universitas berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah maupun nasional.(Rls)

