![]() |
| Photo Adpim |
Gerbang Selatan.com - Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan komitmen
Pemerintah Provinsi Lampung untuk menghadirkan pelayanan publik yang
benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ia mengapresiasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan
pihak terkait atas komitmen serta dukungan yang telah diberikan sehingga
Pemerintah Provinsi Lampung berhasil meraih penghargaan Opini Kualitas
Tertinggi dari Ombudsman Republik Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Wagub Jihan saat acara Opini Ombudsman
RI: Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 di Balai Keratun
Lantai 3, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (9/2/2025). Acara tersebut
turut dihadiri Pimpinan Ombudsman RI, Dadan Suparjo Suharmawijaya.
"Ini bukan hanya kerja Pemerintah Provinsi Lampung, tetapi
kerja keras kita semua, baik lintas OPD maupun dukungan instansi
vertikal," ujar Jihan.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mewakili
Pemerintah Provinsi Lampung menerima penghargaan Penilaian Maladministrasi
Pelayanan Publik Tahun 2025 dari Ombudsman RI dengan Opini Kualitas Tertinggi
di Jakarta beberapa waktu lalu.
Lampung menjadi satu-satunya dari 38 provinsi di Indonesia yang
berhasil meraih predikat tersebut. Adapun lokus penilaian meliputi Dinas
Sosial, RSUD Abdul Moeloek, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi
Lampung.
Menurut Jihan, capaian tersebut tidak boleh membuat jajaran
pemerintah berpuas diri.
"Apa yang kita raih hari ini jangan menjadi final, tetapi
jadikan sebagai standar minimal kita bekerja dan terus melakukan perbaikan
untuk pelayanan yang lebih baik lagi," katanya.
Jihan menilai pelayanan publik yang buruk akan berdampak
langsung pada kepuasan masyarakat.
Ia menekankan prinsip pelayanan publik Pemerintah Provinsi
Lampung harus dekat, cepat, transparan, dan manusiawi.
"Pelayanan publik yang tidak baik tentu menyebalkan. Kita
bekerja benar saja terkadang bisa terlihat tidak bekerja, apalagi jika bekerja
tidak benar," katanya.
Jihan mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk bekerja dengan
hati dan mencintai Lampung serta masyarakatnya. "Kita harus memberikan
yang terbaik, sebaik dan sebisa mungkin, di mana pun kita bertugas,"
ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemprov Lampung dalam memperbaiki
tata kelola dan kualitas pelayanan publik. "Kami menempatkan perbaikan
tata kelola dan pelayanan publik sebagai prioritas utama, termasuk percepatan
digitalisasi layanan, inovasi berkelanjutan, penguatan akuntabilitas, dan
peningkatan kapasitas aparatur," jelasnya.
Menurut Jihan, aparatur pemerintah merupakan wajah pemerintah di
hadapan masyarakat. "Senyum dan keramahan bapak ibu aparatur di loket
pelayanan sangat dinanti oleh masyarakat," katanya.
Ia pun mengajak seluruh pihak menjaga integritas, memperkuat
kolaborasi, serta terbuka terhadap perubahan. "Mari jadikan pelayanan
publik sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban," pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ombudsman RI juga memberikan
penghargaan kepada Kabupaten Pringsewu, Mesuji, Tulang Bawang Barat, Lampung
Tengah, Lampung Utara, Lampung Selatan, serta Kota Metro. Selain itu,
penghargaan juga diberikan kepada sejumlah instansi vertikal di Provinsi
Lampung.(Rls)

